Peristiwa Hari Asyura' - Ustadzah Halimah Alaydrus

Agustus 16, 2021


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم


    Umat islam di seluruh dunia saat ini sedang memasuki suasana tahun baru hijriah 1443 H yang dimulai dari bulan Muharram. Pada bulan Muharram ini, terdapat hari yang mulia yaitu Hari 'Asyura. Umat islam disunnahkan untuk berpuasa dan meluaskan sedekahnya kepada sanak keluarga serta anak yatim. Ada kisah yang menjadi penyebab mengapa hari asyura' menjadi hari yang tergolong mulia bagi umat islam. Bahkan, ada yang mengatakan jika kaum nonmuslim memeringati hari kasih sayang setiap tanggal 14 februari, maka umat islam juga akan memeringati hari kasih sayang yang jatuh pada Hari 'Asyura.

    Alfaqir mau berbagi sedikit catatan dari sesi tausyiah yang disampaikan oleh Ustadzah Syarifah Halimah Alaydrus mengenai beberapa peristiwa mulia yang terjadi pada Hari 'Asyura. Mohon maaf apabila terdapat kesalahan dalam penulisan catatan🙏


PERISTIWA HARI ASYURA'

  • Hari 'Asyura termasuk hari yang penting sepanjang tahun yang sudah berlaku dari jaman Nabi Adam as. Banyak kemuliaan yang terjadi pada Hari 'Asyura ini.
  • Nabi Muhammad(ﷺ) sudah berpuasa Hari 'Asyura bahkan sebelum datang perintah wajib puasa ramadhan. Perintah untuk melaksanakan puasa ramadhan itu baru turun di tahun kedua setelah hijrahnya Nabi Muhammad(ﷺ). Sedangkan Nabi Muhammad(ﷺ) sudah berpuasa Hari 'Asyura sejak berada di Mekkah dan sebelum peristiwa hijrah itu terjadi.
  • Sebelum datangnya perintah wajib puasa ramadhan, semua puasa hukumnya wajib termasuklah puasa 'Asyura. Namun, ketika turun perintah diwajibkannya puasa ramadhan, puasa yang lain berubah menjadi sunnah termasuk puasa 'Asyura.
  • Beberapa peristiwa yang terjadi pada Hari 'Asyura:
  1. Allah menyembuhkan Nabi Ayyub as
  2. Nabi Yunus as dikeluarkan dari perut ikan.
  3. Kapal Layar Nabi Nuh as tertambat di suatu pulau.
  4. Diterimanya taubat Nabi Adam as.
  5. Selamatnya Nabi Ibrahim as dari api.

Sedikit Kisah Nabi Yunus as yang diselamatkan Allah di Hari 'Asyura
    Nabi Yunus atau Yunus bin Matta adalah Nabi yang diutus kepada kaum Nainawa. Kaum Nainawa adalah kaum yang orangnya baik-baik namun tidak beriman dan mengikuti Nabi Yunus as. Mereka tetap berlaku baik kepada Nabi Yunus as, tapi ketika diajak beriman, mereka tidak beriman. Berbeda dengan kaum Nabi-Nabi lainnya seperti kaum Nabi Luth as yang mendurhakai Nabinya. Oleh karena kaum Nainawa yang tak kunjung beriman, Nabi Yunus memutuskan untuk meninggalkan kaum Nainawa dan pergi menggunakan kapal laut.
    Ketika kapal yang dinaiki Nabi Yunus as sudah berada di laut, kapal tersebut terkena ombak. Padahal, wilayah yang dilalui itu bukan wilayah yang biasanya terjadi ombak. Sang nakhoda kapal tersebut mengatakan kalau ada penumpang di kapal yang tidak diinginkan oleh pemilik lautan. Dilakukanlah pengundian nama-nama penumpang dan qadarullah keluarlah nama Nabi Yunus as sebanyak tiga kali. Akhirnya, Nabi Yunus as pun dikeluarkan dari kapal tersebut.
    Allah mengutus ikan paus yang fisiknya sangat besar untuk menelan Nabi Yunus as saat dikeluarkan dari kapal atas perintah Allah. Ikan tersebut biasanya berada di dasar lautan dan lebih sering berada dalam posisi diam.
    Salah satu ibrah dari kisah Nabi Yunus as : Ketika kamu merasa sumpek karena banyak masalah, bayangkan kalau kamu ada di posisi Nabi Yunus as yang berada di dalam perut ikan paus. Nabi Yunus as pada saat itu tidak bisa mencari jalan keluar sama sekali, tidak bisa bergerak, juga tidak bisa melakukan apa-apa. Namun, Nabi Yunus as tetap berserah diri dan menyerahkan semuanya kepada Allah SWT. Sedangkan kesumpekan itu sendiri terbagi menjadi tiga jenis, yaitu:

Hazn (kesedihan).
Kalau kamu sedang dalam hazn (kesedihan) karena lagi banyak masalah yang datang, ada baiknya untuk segera mencari dimana akar permasalahan tersebut berasal lengkap dengan solusi untuk mengatasinya. Masalah kita itu ibarat kabel yang terlilit. Jadi, cara menyelesaikannya adalah dengan mengurai kabel (masalah) tersebut. Jangan biarkan masalah itu tetap terikat/terilit.

Kham/Ham (ini saya bingung gimana tulisannya, jadi bisa ditandai dulu ya).
Merasa sumpek tapi tidak jelas sumbernya dari mana? Bisa juga bermakna ketika kita memiliki masalah banyaak yang dibiarkan bertumpuk-tumpuk dan tidak kunjung diselesaikan. Pada posisi ini sebenarnya masih bisa dicari jalan keluar dari permasalahan yang kita alami.

Ghom (kesumpekan di atas kesumpekan).
Masalahnya sudah terasa sangat berat. Terasa mentok. Masalah banyak dibiarkan menumpuk dan tidak juga diselesaikan. Masalah besar yang pada akhirnya tidak bisa ditanggung lagi sampai berpotensi pada perasaan depresi.

    Nah, saat berada di dalam perut ikan tersebut, Nabi Yunus as ada dalam kondisi 'ghom'. Nabi Yunus memahami posisinya dimana beliau tidak bisa melakukan apapun selain mengharap pertolongan Allah SWT. Oleh karena itu, Nabi Yunus berdzikir:

لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

Artinya, “Ya Allah, Tiada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Allah. Sesungguhnya aku telah menganiaya diriku sendiri dan aku termasuk golongan orang yang zalim.”
    
    Sebenarnya para malaikat mendengar dzikirnya Nabi Yunus as namun tidak tau dimana Nabi Yunus as tersebut berada. Nabi Yunus as, selama di dalam perut ikan, berada dalam tiga kegelapan yaitu, gelapnya perut ikan, gelapnya malam, dan gelapnya lautan.
    Tepat pada tanggal 10 Muharram atau Hari 'Asyura, Allah mengeluarkan Nabi Yunus as dari perut ikan tersebut dengan cara ikan itu dibuat sakit perut dan mengeluarkan semua isi perutnya termasuklah Nabi Yunus as turut keluar dan kondisinya saat itu dalam keadaan yang lesu akibat tidak ada makanan yang masuk. Posisi itu membuat Nabi Yunus as tidak bisa mencari rezekinya sendiri. Maka, atas kuasa Allah, rezeki itu sendirilah yang menghampiri Nabi Yunus as. Allah berikan rezeki berupa buah-buahan yang tepat tumbuh di depan mulut Nabi Yunus as agar Nabi Yunus bisa memakannya.
    Setelah kejadian ini, Nabi Yunus pun akhirnya kembali kepada kaum Nainawa dan kaum Nainawa pun beriman kepada Allah sebagai akibat dari berkah kesabaran Nabi Yunus as.

Pelajaran dari kisah Nabi Yunus as :
  1. Bersabar atas segala sesuatu yang terjadi. Tidak ada yang sia-sia dalam hidup.
  2. Rezeki sudah dijamin oleh Allah SWT. Selagi Allah masih menakdirkan kita untuk hidup, maka rezeki itu tetap akan ada. Ketika kita tudak tau dimana lagi mencari rezeki, maka rezeki yang akan menghampiri kita sebagaimana yang dialami oleh Nabi Yunus as saat keluar dari perut ikan paus.

Beberapa amalan pada Hari 'Asyura yaitu:
  1. Puasa Tasu'a dan 'Asyura (ada hadits shahih).
  2. Meluaskan rezeki bagi keluarganya (ada hadits shahih).
  3. Menyantuni anak yatim (menunjukkan kasih sayang secara materi) dan juga mengusap kepala anak yatim.
  4. Berdoa dan perbanyak dzikir.
  5. Berziarah kepada para ulama'.
  6. Menjenguk orang sakit.
  7. Memakai celak, mandi, dan potong kuku (haditsnya tidak ada, tetapi tetap boleh dikerjakan karena hal ini termasuk mubah).
Note: Kalau ingin pakai celak, pakainya di malam hari karena makruh hukumnya pakai celak ketika sedang berpuasa.

***

Kalam Ustadzah Syarifah Halimah Alaydrus
  • Bagaimana jika kita sudah berdoa tapi tak kunjung dikabulkan? Ada seorang ulama mengatakan, "Kalau doa saya diijabah, saya senengnya satu kali. Kalau doa saya tidak dijabah, saya senangnya berkali-kali. Doa diijabah artinya Allah menjadikan saya seperti yang saya mau. Sedangkan ketika doa saya tidak diijabah, itu artinya Allah hendak menjadikan saya seperti yang Allah mau. Dalam ketetapan Allah, selalu Allah memberikan yang terbaik." - Ustadzah Halimah Alaydrus
  • Yang tertulis untukmu akan sampai padamu... - Ustadzah Halimah Alaydrus.
  • "Bukan masalahnya yang berat. Tetapi dirimu lah yang tidak mampu untuk menyelesaikan masalah tersebut." - Ustadzah Halimah Alaydrus.
  • "Tidaklah menimpa suatu musibah tanpa perbuatan kalian sendiri." - Ustadzah Halimah Alaydrus.


Wallahu'alam bisshawab.

You Might Also Like

2 Comments

  1. Sangat bermanfaat. Menambah wawasan dan mencerahkan. selamat pagi Mbak Rizky.

    BalasHapus
  2. Masya Allah kak, saya mendapat ilmu baru. Bermanfaat sekali.

    BalasHapus